Cek Kondisi Shock Absorber Mobil, Tanda Kerusakan dan Cara Perawatan yang Tepat

skoda-amical-club.org – Shock absorber atau peredam kejut adalah komponen vital suspensi mobil yang menyerap getaran dari jalan tidak rata, menjaga stabilitas, kenyamanan berkendara, dan keselamatan. Jika shock absorber rusak, mobil bisa terasa limbung, ban aus tidak rata, atau bahkan berisiko kecelakaan. Di Indonesia dengan jalan berlubang dan macet, shock absorber sering cepat aus—umumnya bertahan 50.000-100.000 km tergantung merek dan kondisi penggunaan.

Tanda-Tanda Shock Absorber Rusak yang Harus Diwaspadai

Beberapa gejala umum yang menandakan shock absorber perlu dicek atau diganti:

  • Mobil Terasa Limbung atau Bergoyang Berlebih: Saat melewati polisi tidur atau tikungan, bodi mobil naik-turun berkali-kali (bouncing).
  • Suara Berisik: Bunyi “duk-duk” atau “grok-grok” dari suspensi saat melintas jalan bergelombang.
  • Bocor Oli: Shock absorber basah oli di bagian tabung (tanda seal rusak).
  • Ban Aus Tidak Rata: Pola keausan ban tidak merata, sering karena shock tidak meredam dengan baik.
  • Handling Buruk: Mobil terasa melayang saat rem atau akselerasi, jarak pengereman lebih panjang.
  • Getaran di Stir: Roda depan bergetar saat kecepatan tinggi.

Jika ada satu atau lebih tanda ini, segera cek untuk hindari kerusakan lebih lanjut.

Cara Cek Kondisi Shock Absorber Sendiri

Anda bisa melakukan inspeksi sederhana di rumah:

  1. Tes Bouncing: Dorong kuat bodi mobil di setiap sudut (depan kanan/kiri, belakang). Jika bodi naik-turun lebih dari 1-2 kali, shock mungkin rusak.
  1. Periksa Visual: Lihat apakah ada kebocoran oli, karat berat, atau bentuk tabung penyok.
  2. Tes Berkendara: Rasakan saat melewati lubang—jika terasa keras atau limbung berlebih, curigai shock.
  3. Cek Ban: Lihat pola aus; jika cupping (berombak) atau aus satu sisi, shock bermasalah.

Untuk akurasi, bawa ke bengkel dengan alat diagnostic.

Biaya dan Tips Penggantian

Biaya ganti shock absorber (2025): Rp1-5 juta per pasang (tergantung merek seperti KYB, Monroe, atau original). Ganti sepasang (depan/belakang) sekaligus untuk keseimbangan. Setelah ganti, lakukan spooring alignment.

Perawatan rutin seperti hindari muatan berlebih dan jalan rusak ekstrem bisa perpanjang umur shock.

Cek kondisi shock absorber secara berkala adalah investasi keselamatan. Jangan tunggu rusak parah—mobil nyaman dan aman dimulai dari suspensi yang sehat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *